Persoalan Cuaca, Bawaslu Selayar Hentikan Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu

BENTENG – Kasus Dugaan tindak Pidana Pemilu berupa pembagian semen dan seng di Wilayah Kecamatan Taka Bonerate tidak cukup alat bukti untuk diteruskan ketahap penyidikan.

Demikian pernyataan Ketua Bawaslu Selayar Suharno,SH seperti dikutip dari media selayarnews.com, Kamis (31/1/2019).

Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil rapat pembahasan di sentra Penegakan hukum terpadu (Gakkumdu). Kasus temuan Panwascam Taka Bonerate belum memenuhi dua alat bukti untuk diteruskan ketahap Penyidikan.

“Bawaslu Selayar sudah berusahan maksimal untuk dapat memenuhi alat bukti agar dapat ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan namun terkendala cuaca dan tidak ada kapal penyeberangan ke Taka Bonerate sampai jangka waktu Proses Penyelidikan selesai” Terang Suharno.

“Khusus tindak pidana Pemilu dibatasi jangka waktu proses penyelidikan yakni maksimal 14 hari sesuai Perbawaslu No 31 Tahun 2018” Tutup Suharno.

Rapat Pembahasan Sentra Gakkumdu dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu, Kasipidum Kejari Selayar dan Kasat Reskim Polres Selayar.

*****

Ilham