Kab Kep Selayar Kembali Diverifikasi Tim Kabupaten Sehat Sulsel


BENTENG — Hari ini (Selasa, 19/2/2019) Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar kedatangan tim Verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019 hingga 21 Februari mendatang.

Kedatangan Tim Verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan disambut oleh Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Kepulauan Selayar, Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Setda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, serta para camat dan kepala desa.

Bertempat di Aula Rujab Bupati Kepulauan Selayar, Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Sekda, Ir. H. Arfang Arif, menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar beserta seluruh komponen masyarakat telah berkomitmen penuh menyelenggarakan program kabupaten sehat dengan sebaik-baiknya dalam rangka mewujudkan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai kabupaten yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat untuk bekerja dan berkarya bagi warganya, meningkatkan produktivitas dan perekonomian daerah. Pengembangan program kabupaten sehat di Kabupaten Kepulauan Selayar telah menjadi bagian dari dinamika serta semangat warga dan pemerintah daerah untuk secara terus menerus menciptakan dan meningkatkan kualitas lingkungan baik fisik, sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat dengan mengembangkan segenap potensi dan sumberdaya masyarakat yang ada.

“Sebagai bagian dari upaya memotivasi pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat, maka pemerintah pusat memberikan penghargaan Swastisaba (Padapa, Wiwerda, dan Wistara) kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menyelenggarakan kabupaten/kota sehat secara rutin setiap dia tahun yang didahului dengan kegiatan verifikasi sebagaimana yang kita laksanakan hari ini dan Insya Allah akan berlangsung selama tiga hari,” jelas Arfang.

Ketua Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Provinsi Tahun 2019, Ir. H. Andi Muhammad Arifin, M. Si. menyampaikan harapannya.

“Masyarakat harus mendukung dan terlibat untuk ini. Kabupaten Sehat tidak hanya satu sektor saja yaitu kesehatan, tetapi juga banyak sektor. Bukan hanya pemerintah saja yang punya peran, melainkan masyarakat juga memiliki peran penting termasuk terkait lingkungan,” ujar Arifin.

Sementara masih di tempat yang sama, Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Kepulauan Selayar, Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, menyampaikan tanggapannya.

“Alhamdulillah berkat berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan swasta, pada verifikasi tahun 2011 yang lalu Kabupaten Kepulauan Selayar telah dianugerahi penghargaan Swasti Saba kategori Padapa (bertunas), kemudian pada verifikasi tahun 2013 berhasil meraih penghargaan Swastisaba kategori Wiwerda (bertumbuh) terbaik nasional. Selanjutnya pada verifikasi tahun 2015 berhasil naik pada kategori tertinggi yakni Wistara untuk pertama kalinya. Lalu pada verifikasi 2017 berhasil mempertahankan Wistara untuk kedua kalinya.

“Semoga verifikasi ini lancar tanpa kendala yang berarti, kajian dokumen dan verifikasi lapangan lancar untuk kita benahi ke depan, hingga kita lebih sukses mewujudkan tujuan program kabupaten sehat yakni sehat dan sejahtera lahir batin,” tutup Musrifah Basli.

Sekadar diketahui bahwa saat ini Kabupaten Kepulauan Selayar telah keluar dari keterisolasian, predikat daerah rawan pangan, serta predikat daerah tertinggal menjadi daerah berpotensi maju. Saat ini Kabupaten Kepulauan Selayar juga dalam proses berjuang untuk ditetapkan oleh Presiden RI sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia.

Untuk agenda verifikasi Kabupaten Sehat Kabupaten Kepulauan Selayar Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan hari ini, tim akan berkunjung ke Desa Polebungin Kecamatan Bontomanai, Sekretariat Kelurahan Benteng Selatan, Industri Abon Telur, Kawasan Wisata Mangrove, Sekretariat Desa Patilereng, Kawasan Wisata Punagaan Beach, dan bedah dokumen. Kamis (21/2/2019) tim diagendakan menyelesaikan verifikasinya setelah berkunjung ke Sekolah Anak Cacat dan Sekolah Sehat dan Ramah Anak, Pasar Sehat, Terminal Sehat, Bank Sampah, Sekretariat Forum Kecamatan Bontomatene, pandai besi, dan pelabuhan sehat Pamatata.